Kamis, 23 September 2010

Social Problem in Indonesia

Secara sederhana, konsep masalah sosial seringkali dikaitkan dengan masalah yang tumbuh dan/atau berkembang dalam kehidupan komunitas. Apa-pun masalah itu, pokoknya jika berada dalam kehidupan suatu komunitas akan selalu dikatakan sebagai masalah sosial.
nah ..sebelum kita mengetahui lebih jauh lagi, tentang masalah sosial yang ada d indonesia.kita harus paham dulu apa definisi masalah sosial itu sendiri .
Masalah Sosial, hingga saat ini masih lazim dikatakan sebagai "suatu masalah yang tumbuh dan/atau berkembang dalam kehidupan komunitas, dimana masalah itu dianggap kurang atau bahkan tidak sesuai dengan nilai-nilai/norma-norma sosial dalam komunitas tersebut. tumbuh dan/atau berkembangnya suatu masalah sosial, sangat bergantung pada dinamika proses perkembangan komunitas itu sendiri. 
ketika suatu komunitas mengalami proses perkembangan. baik karena adanya faktor-faktor dari luar komunitas, karena adanya faktor-faktor dari dalam komunitas itu sendiri, maupun adanya proses deferensiasi struktural dan kultural biasanya komunitas tersebut akan selalu mengalami goncangan, apalagi jika faktor-faktor perubahan itu datangnya sangat cepat. Dalam situasi seperti ini, tidak semua anggota komunitas siap dalam menerima perubahan itu. Misalnya, ada anggota komunitas yang sangat siap, cukup siap, dan bahkan sama sekali tidak siap dalam menerima perubahan itu.
Adanya perbedaan kesiapan menerima perubahan itulah, yang biasanya menjadi faktor pemicu tumbuh dan/atau berkembangnya suatu masalah-masalah sosial.
setelah membaca penjelasan di atas, mari kita bahas sedikit tentang salah satu contoh masalah sosial yg ada di indonesia , yaitu Kemiskinan ..
Kemiskinan terus menjadi masalah fenomenal sepanjang sejarah indonesia, sejarah sebuah negara yang salah memandang dan mengurus kemiskinan. Dalam negara yang salah urus, tidak ada persoalan yang lebih besar, selain persoalan kemiskinan. Kemiskinan telah membuat jutaan anak-anak tidak bisa mengenyam pendidikan yang berkualitas, kesulitan membiayai kesehatan, kurangnya tabungan dan tidak adanya investasi.
Lebih dari 110 juta orang di indonesia hidup dengan penghasilan kurang dari US$ 2 per hari. Jumlah ini sama dengan jumlah penduduk malaysia, vietnam dan kamboja. sebagian besar penduduk miskin Asia Tenggara tinggal di indonesia. selain itu, indonesia juga tidak mampu meningkatkan berbagai indikator utama pembangunan sosial dibandingkan dengan dengan negara-negara Asia timur lainnya.
Indonesia memang telah mencapai hasil yang memuaskan dalam menurunkan tingkat kemiskinan sejak tahun 1960-an dan juga telah berhasil mengurangi efek dari krisis. Tetapi indonesia masih harus menghadapi tiga masalah mendasar dalam upaya mengangkat sebagian besar penduduk yang masih tehimpit kemiskinan, yaitu:
  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. Jumlah penduduk miskin tidak akan bisa dikurnagi secara signifikan tanpa adanya pertumbuhan ekonomi yang bermanfaat bagi orang miskin.
  2. Peningkatan pelayanan sosial bagi masyarakat miskin. Indonesia harus dapat menyelesaikan masalah dalam bidang pelayanan masalah sosial agar manfaat dari pembangunan lebih dirasakan.
  3. Perlindungan bagi si miskin. Kebanyakan penduduk indonesia rentan terhadap kemiskinan. Hampir 40 persen dari penduduk, hidup hanya sedikit diatas garis kemiskinan nasional dan mempunyai pendapatan kurang dari US$ 2 per hari.
Penanganan berbagai masalah di atas memerlukan strategi dan penanggulangan kemiskinan yang jelas. Pemerintah indonesia dan beberapa pihak terkait lainnya patut mendapat acungan jempol atas berbagai usaha yang telah dijalankan dalam membentuk strategi penanggulangan kemiskinan.
Walaupun berbagai masalah diatas terkihat rumit dalam pelaksanaanya, solusinya dapat terlihat dengan jelas :
  1. Menjalankan program skala besar untuk membangun jalan pedesaan dan di tingkat kabupaten. Program pembangunan jalan tersebut juga dapat meningkatkan penghasilan bagi masyarakat miskin dan mengurangi pengeluaran mereka.
  2. Membiayai program diatas melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana pembangunan harus di targetkan pada daerah-daerah yang mempunyai kondisi buruk, terutama dalam masalah kemiskinan.
  3. Menjalankan program pekerjaan umum yang bersifat padat karya. Program seperti ini dapat menjadi cara yang efektif untuk menyediakan fasilitas jalan di pedesaan.
  4. Menjalankan strategi pembangunan fasilitas listrik pada desa-desa yang belum menikmati tenaga listrik. Kompetisi pada sektor kelistrikan harus ditingkatkan dengan memperbolehkan perusahaan penyedia jasa kelistrikan untuk menjual tenaga listrik yang mereka hasilkan kepada PLN.
Itulah berbagai solusi yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya, guna meminimalisir tingkat kemiskinan di negara kita, Indonesia. Semoga hasilnya akan sesuai dengan apa yang diharapkan. 


Referensi : 
http://www.journal.unair.ac.id/ 
http://id.wikipedia/org/wiki/kemiskinan
http://www.ekonomirakyat.org/
http://siteresources.worldbank.org/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar